SI_Unikama – Program Studi Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi (Prodi SI FST) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) sukses menyelenggarakan WORKSHOP multimedia interaktif bertajuk “Leveling Up di Era AI: Jadi Kreatif atau Tergantikan”.
Acara yang berlangsung di ruang Laboratorium Multimedia Unikama (18/6) ini dihadiri oleh mahasiswa angkatan 2023, 2024, dan 2025. Mahasiswa yang hadir terlihat antusias untuk mengeksplorasi masa depan industri kreatif di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI).
Workshop ini menghadirkan pembicara spesial yang merupakan alumni sukses dari Program Studi Sistem Informasi (Prodi SI) sendiri, Imam Ghozali, S.Kom. Sebagai praktisi yang sudah terjun langsung di industri, Imam membagikan sudut pandang berharga tentang bagaimana AI mengubah lanskap kerja, sekaligus memberikan strategi agar mahasiswa tidak tergilas oleh zaman.
Dalam pemaparannya, Imam Ghozali menekankan bahwa kehadiran AI seperti ChatGPT, Midjourney, hingga berbagai tools otomatisasi video seharusnya tidak dilihat sebagai ancaman yang akan menggantikan peran manusia secara mutlak.
“AI tidak akan menggantikanmu, tetapi orang yang menggunakan AI-lah yang akan menggantikanmu. Kuncinya ada pada bagaimana kita melakukan leveling up—meningkatkan skill dari sekadar pelaksana teknis menjadi pemikir kreatif yang mampu mengarahkan teknologi tersebut,” ujar Imam di hadapan para peserta.
Tidak hanya sekadar teori, workshop ini juga diisi dengan sesi bedah tools multimedia berbasis AI. Imam mendemonstrasikan bagaimana mengombinasikan keahlian dasar sistem informasi dengan AI untuk mempercepat proses content creation, desain grafis, hingga pengelolaan aset digital secara efektif dan efisien.
Mahasiswa diajak langsung untuk mempraktikkan pembuatan konten multimedia dengan memanfaatkan AI sebagai asisten berpikir, bukan pengganti kreativitas murni.
Ketua Program Studi Sistem Informasi, Gaguk Susanto, S.Kom., M.Cs. dalam sambutannya, menyampaikan bahwa acara ini sengaja dirancang untuk membuka wawasan mahasiswa agar siap menghadapi dinamika industri yang berubah sangat cepat.
“Kami ingin lulusan Sistem Informasi tidak hanya unggul di bidang tata kelola teknologi, tetapi juga adaptif dan kreatif. Khusunya dalam memanfaatkan tren global seperti AI untuk menciptakan peluang baru,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif dan foto bersama. Dengan diadakannya workshop ini, diharapkan mahasiswa Sistem Informasi semakin percaya diri dan siap mengambil peran sebagai kreator masa depan yang mampu bersinergi dengan kecerdasan buatan.


