FST UNIKAMA dan Gajayana TV Tandatangani MoU, Jadikan AI sebagai Mitra, Bukan Pengganti Manusia

SI_Unikama – Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (FST UNIKAMA) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Gajayana TV dalam bidang pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, pada Selasa (12/5/2026) di Ruang Abdoel Radjab UNIKAMA. MoU ini ditandangani oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Unikama, Dr. Hena Dian Ayu, M.Pd., M.Si. dan perwakilan Gajayana TV.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Unikama, Dr. Hena Dian Ayu, M.Pd., M.Si. dalam sambutannya menegaskan bahwa dunia pendidikan saat ini harus bergerak cepat mengikuti perkembangan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan atau AI.

“Sekarang sudah bukan zamannya serba manual, semuanya sudah masuk era AI. Kampus harus mampu meningkatkan akselerasi untuk mencetak lulusan S1 yang kompeten di bidang digitalisasi,” ujarnya.

Ia juga berharap kerja sama dengan Gajayana TV tidak berhenti pada penandatanganan MoU saja, melainkan terus berkembang dalam bentuk program-program nyata yang memberi pengalaman langsung bagi mahasiswa. “Kali ini kerja sama dengan Gajayana TV.  Ke depan semoga bisa terus dilanjutkan dan dikembangkan bersama ADS agar mahasiswa punya ruang belajar yang lebih luas,” tambahnya.

Penandatanganan kerja sama ini berlangsung bersamaan dengan proses take program dialog “Merajut Solusi” yang mengangkat tema “AI-Driven Content Creation: Peluang dan Tantangan Mahasiswa Sistem Informasi di Era Digital.” Program tersebut merupakan kolaborasi antara UNIKAMA, AgroMaritim Digital Sinergi (ADS), dan Gajayana TV.

Hadir sebagai narasumber dalam dialog tersebut yakni Yoyok Seby Dwanoko, S.Kom.,M.Kom. selaku dosen Program Studi Sistem Informasi UNIKAMA, serta Darma Setiawan, MM.Tr. sebagai praktisi informasi digital sekaligus Direktur Utama AgroMaritim Digital Sinergi (ADS).

Dalam sesi dialog, Yoyok, biasa disapa menekankan bahwa kehadiran AI tidak perlu ditakuti oleh mahasiswa. Menurutnya, teknologi justru bisa menjadi partner untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas. “AI itu sebaiknya dijadikan mitra, bukan pengganti manusia. Kreativitas, empati, dan cara berpikir tetap ada di manusia,” jelasnya di hadapan mahasiswa yang mengikuti dialog.

Sementara itu, Darma Setiawan mengajak mahasiswa untuk mulai melihat peluang besar di dunia digital sejak sekarang. Ia menilai kemampuan di bidang teknologi informasi memiliki potensi besar untuk menghasilkan pendapatan jika ditekuni dengan serius.

“Kalau melihat peluang digital ke depan, mahasiswa harus start from now untuk bisa menghasilkan income dari sini. Kalian sebenarnya sudah tersesat di jalan yang benar di jurusan ini, tinggal bagaimana memanfaatkannya,” ungkapnya disambut antusias peserta.

Dialog berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab mahasiswa yang membahas tantangan penggunaan AI, peluang karier digital, hingga kesiapan generasi muda menghadapi perubahan teknologi yang begitu cepat. Melalui kerja sama ini, FST UNIKAMA dan Gajayana TV berharap dapat membuka lebih banyak ruang kolaborasi antara dunia akademik dan industri media digital, sekaligus memberi pengalaman nyata bagi mahasiswa untuk terlibat langsung di era transformasi digital.  Bagi masyarakat dan calon mahasiswa yang ingin berkembang di bidang teknologi informasi dan digitalisasi, UNIKAMA menjadi salah satu ruang belajar yang membuka banyak peluang untuk bertumbuh bersama menghadapi perkembangan zaman.

Scroll to Top